Single Sex Classroom dalam Perspektif Islam
Abstract
Pendidikan yang efektif menjadi fokus utama bagi pendidik dan pengambil kebijakan, dengan penerapan metode pembelajaran yang sesuai menjadi kunci. Salah satu pendekatan yang menarik perhatian adalah penggunaan kelas dengan jenis kelamin tunggal (single sex class), yang memisahkan siswa berdasarkan jenis kelamin. Dalam konteks perspektif Islam, penting untuk menganalisis dengan mendalam konsep single sex class. Islam sebagai agama komprehensif memberikan pedoman universal dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Dengan merujuk pada perspektif Islam terhadap single sex class, pengkajian ini bertarget guna menggali interpretasi serta pemakaian konsep tersebut untuk lingkungan pendidikan Islam. Penelitian ini didasarkan pada ayat Al-Qur'an surah An-Nur ayat 30 dan 31 yang menegaskan tentang batasan pergaulan antar pria serta wanita. Perbandingan perilaku antara kedua jenis kelamin, yang dominan didampaki aspek budaya & sosial, memunculkan perlunya pendekatan pendidikan yang mempertimbangkan perbedaan tersebut. Penerapan single sex area bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang batas antar wanita serta pria dalam Islam, dengan menekankan untuk selalu menghargai serta menghormati antar lawan jenis. Kesetaraan dalam pendidikan tidak harus berarti campur aduk dalam satu ruangan kelas, namun lebih kepada pembagian waktu dan pengajaran yang adil antar pelajar perempuan serta laki-laki. Melalui tradisi akademik yang memuaskan dan tradisi pesantren, diharapkan tercipta pergaulan yang islami & harmonis antar pelajar laki-laki serta perempuan untuk hidup social & madrasah sehari-hari.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aditya, Muh. M. Y. (2019). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDASARKAN GENDER (Studi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kediri Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat). Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 6, 57–66.
Afif, N., Ubaidillah, A., & Sulhan, M. (2021). Konsep Kesetaraan Gender Perspektif Fatima Mernissi dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 3(02), 229–242. https://doi.org/10.37542/iq.v3i02.131
Juwita, S., Wildan, I. M., & Hambali, A. (2023). KONSEP DAN PENGARUSTAMAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Jurnal CENDEKIA. https://doi.org/10.37850/cendekia
Khansya Aqilla, & Parihat Kamil. (2022). Dampak Pemisahan Kelas Berbasis Gender terhadap Komunikasi Antarpribadi dengan Lawan Jenis. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 99–104. https://doi.org/10.29313/jrkpi.vi.1431
SA’ADAH RAFIKA. (2019). PENERAPAN SINGLE SEX EDUCATION DI MADRASAH ALIYAH PUTRI MA’ARIF PONOROGO TAHUN 2018-2019 (SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN).
Subini, Nini. Psikologi Pembelajaran. Yogyakarta: Mentari Pustaka, 2012
Iksan Kamil Sahri, Lailatul Hidayah (2020). Kesetaraan Gender di Pesantren NU: Sebuah Telaah atas single sex Classroom di Pendidikan Diniyah Formal Ulya Pondok Pesantren Al Fithrah Surabaya. JNUS:Journal of Nahdlatul Ulama Studies
Evi Muafiah (2013). INVESTIGASI EMPIRIS ATAS PRESTASI BELAJAR SISWI MADRASAH ALIYAH MODEL SINGLE SEX EDUCATION DAN CO-EDUCATION DI KABUPATEN PONOROGO. Kodifikasia, Volume 7 No. 1 Tahun 2013
Syaifullah & Sukandi (2021). GENDER DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Edupedia
Ahmad Rizqi Rahmatullah & Sabrina Fatimah Brillianti (2023). DAMPAK PEMISAHAN KELAS LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI PONDOK PESANTREN AMANATUL UMMAH SURABAYA. JURNAL AL-HIKMAH WAY KANAN
DOI: https://doi.org/10.18860/jie.v4i1.27351
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Journal of Islamic Education
Indexing







