Pemeringkatan Pembangunan Manusia Antarprovinsi di Indonesia Tahun 2023 Menggunakan Metode Entropy-TOPSIS
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menentukan peringkat pembangunan manusia pada 34 provinsi di Indonesia menggunakan metode Entropy–TOPSIS berdasarkan tujuh kriteria: UHH, HLS, RLS, PPK, PPM, TPT, dan GR. Metode Entropy digunakan untuk memperoleh bobot kriteria secara objektif, sedangkan TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat alternatif. Hasil menunjukkan bahwa Provinsi Bali (A17) menempati peringkat tertinggi dengan nilai preferensi 0.9623, sedangkan Provinsi Papua (A34) berada pada peringkat terendah dengan nilai 0.2186. Bobot kriteria didominasi oleh indikator ekonomi, khususnya PPM (0.59735) dan TPT (0.23498), diikuti PPK (0.09210). Hal ini menunjukkan bahwa variasi kemiskinan dan pengangguran menjadi faktor utama dalam membedakan tingkat pembangunan antarprovinsi. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa hasil pemeringkatan relatif stabil terhadap perubahan bobot kriteria terutama pada peringkat atas dan bawah. Temuan ini menegaskan bahwa faktor ekonomi menjadi penentu utama dalam pembangunan manusia antarprovinsi di Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Awa, E. K. J., Uli, T. E. J., Us, M. E., & Uta, J. (2025). Penentuan daerah prioritas pembangunan di Jawa Tengah menggunakan metode entropy dan TOPSIS. Jurnal Dinamik, 30(2), 160–171. https://doi.org/10.35315/dinamik.v30i2.10129
Batubara, S. A. A. (2024). Implementasi metode SAW dan TOPSIS dalam pemilihan. Teknokompak, 13(3), 1389–1402.
Dehdasht, G., Ferwati, M. S., Zin, R. M., & Abidin, N. Z. (2020). A hybrid approach using entropy and TOPSIS to select key drivers for a successful and sustainable lean construction implementation. PLOS One, 15(2). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0228746
Efendi, R. A. A., & Johar, A. (2022). Penerapan metode entropy dan metode TOPSIS pada tingkat kesesuaian lahan tanaman kopi di Provinsi Bengkulu. Edik Informatika, 8(2), 93–108. https://doi.org/10.22202/ei.2022.v8i2.5281
Fahmi, P., Ariska, F., Siswantoro, A., & Dwiarsyah, T. (2023). Analisis pengaruh inflasi, indeks pembangunan manusia (IPM), dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Pulau Sumatera. J. Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi dan Humaniora, 9(2), 486–493. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v9i2.2124
Inayanti, A. P., Sitorus, S., Sawaluddin, & Sutarman. (2024). Analisis sensitivitas metode VIKOR dan TOPSIS pada indeks pembangunan manusia di Indonesia. Innovative Journal of Social Science Research, 4, 3954–3965. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.12989
Jin, H., Qian, X., Chin, T., & Zhang, H. (2020). A global assessment of sustainable development based on modification of the human development index via the entropy method. Sustainability, 12(8). https://doi.org/10.3390/SU12083251
Liu, L., Wan, X., Li, J., Wang, W., & Gao, Z. (2022). An improved entropy-weighted TOPSIS method for decision-level fusion evaluation system of multi-source data. Sensors, 22(17), 1–30. https://doi.org/10.3390/s22176391
Ma, X. F., Zhang, R., & Ruan, Y. F. (2023). How to evaluate the level of green development based on entropy weight TOPSIS: Evidence from China. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(3), 1–15. https://doi.org/10.3390/ijerph20031707
Margaretta, D. A., Hg, I. R., & Yozza, H. (2021). Pengklasteran provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan indikator yang mempengaruhi indeks pembangunan manusia menggunakan metode fuzzy c-means. Jurnal Matematika UNAND, 10(1), 79–86. https://doi.org10.25077/jmu.10.1.79-86.2021
Martini, D., & Woyanti, N. (2023). Analisis pengaruh PDRB, IPM, dan pengangguran terhadap kemiskinan 35 kab/kota di Provinsi Jawa Tengah (2016–2020). BISECER (Business Economics Entrepreneurship), 5(2), 23. https://doi.org/10.61689/bisecer.v5i2.345
Reavindo, Q. (2021). Pengaruh IPM dan laju pertumbuhan PDRB terhadap persentase penduduk miskin di Kabupaten Karo tahun 2011–2019. Syntax Idea, 3(4), 903. https://doi.org/10.36418/syntax-idea.v3i4.1121
Satrio, R. A. (2021). Implementasi fuzzy c-means dalam klasterisasi kabupaten/kota di Pulau Sulawesi berdasarkan kinerja pembangunan ekonomi daerah. Jurnal MSA (Matematika dan Statistika serta Aplikasinya), 9(1), 1–6. https://doi.org/10.24252/msa.v9i1.18319
Septyana, E., Setiawan, A., & Susanto, B. (2021). Analisis indeks pembangunan manusia provinsi-provinsi di Indonesia menggunakan indeks baru berdasarkan metode resampling. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 4(1), 9–16. https://doi.org/10.24246/juses.v4i1p9-16
Setiawan, M. B., & Hakim, A. (2013). Indeks pembangunan manusia Indonesia. Jurnal Economia, 9(1), 18–26. https://doi.org/10.21831/economia.v9i1.1373
Tuah, S. N. (2023). Analisis pengaruh ketimpangan pembangunan, pertumbuhan ekonomi dan IPM terhadap kemiskinan di regional Kalimantan. Jurnal Ekonomi Integratif, 13(1), 182. https://doi.org/10.51195/iga.v13i1.252
Zhao, D. Y., Ma, Y. Y., & Lin, H. L. (2022). Using the entropy and TOPSIS models to evaluate sustainable development of islands: A case in China. Sustainability, 14(6), 1–25. https://doi.org/10.3390/su14063707
DOI: https://doi.org/10.18860/jrmm.v5i4.37540
Refbacks
- There are currently no refbacks.



1.png)
.png)




