Peramalan Jumlah Perjalanan Wisatawan Nusantara di Kabupaten Badung dan Kabupaten Buleleng Menggunakan Metode SARIMAX
Abstract
Penelitian ini bertujuan meramalkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara di Kabupaten Badung dan Kabupaten Buleleng menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Regressors (SARIMAX) dengan jumlah biro perjalanan sebagai variabel eksogen. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data bulanan periode Januari 2020--Desember 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Analisis dilakukan melalui pendekatan deret waktu untuk mengidentifikasi pola data dan membangun model peramalan yang sesuai. Jumlah biro perjalanan digunakan sebagai variabel eksogen karena mencerminkan dinamika aktivitas pariwisata dan respons pasar terhadap permintaan wisatawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perjalanan wisatawan nusantara ke Kabupaten Badung memiliki pola musiman, sehingga dimodelkan menggunakan SARIMAX (1,0,0)(0,0,1)12, sedangkan Kabupaten Buleleng tidak menunjukkan pola musiman yang signifikan, sehingga dimodelkan menggunakan ARIMAX (3,0,3). Kedua model memenuhi asumsi diagnostik, dengan residual white noise dan parameter yang signifikan secara statistik. Evaluasi pada data pengujian tahun 2024 menghasilkan MAPE sebesar 12,08% untuk Badung dan 12,46% untuk Buleleng. Model terpilih digunakan untuk meramalkan jumlah perjalanan wisatawan tahun 2025--2026, dengan variabel eksogen diperoleh melalui proyeksi tren historis. Hasil peramalan menunjukkan perubahan jumlah perjalanan wisatawan pada kedua wilayah dengan pola berbeda sesuai karakteristik masing-masing daerah.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.18860/jrmm.v5i4.41557
Refbacks
- There are currently no refbacks.


1.png)
.png)




