Penerapan F-AHP dan MOORA dengan Matriks Terbobot dalam Menentukan Prioritas Kebutuhan Tenaga Kesehatan

Adellia Fitria Marta Dewi, Turmudi Turmudi, Achmad Nashichuddin

Abstract



Penelitian ini menerapkan Fuzzy Analytic Hierarchy Process (F-AHP) dan Multi Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) untuk menentukan prioritas kebutuhan tenaga kesehatan pada 20 negara di wilayah Eropa dan Asia Tengah. Enam kriteria digunakan, yaitu jumlah dokter, perawat, bidan, dokter gigi, tenaga farmasi, dan luas daratan. Data diperoleh dari World Health Organization (WHO) dan Worldometer. Metode F-AHP digunakan untuk menentukan bobot kriteria melalui matriks perbandingan berpasangan berbasis Triangular Fuzzy Number (TFN), sedangkan MOORA digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan peringkat alternatif melalui matriks terbobot. Hasil F-AHP menunjukkan bahwa jumlah dokter memiliki bobot tertinggi, diikuti jumlah perawat, bidan, dokter gigi, tenaga farmasi, dan luas daratan. Hasil MOORA menunjukkan bahwa San Marino, Andorra, dan Montenegro menjadi tiga alternatif dengan prioritas tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi F-AHP dan MOORA dapat menghasilkan proses pemeringkatan yang sistematis dan terukur. Namun, interpretasi hasil tetap perlu mempertimbangkan bahwa data yang digunakan bersifat absolut dan belum memperhitungkan rasio tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk.


Keywords


Tenaga Kesehatan; F-AHP; MOORA; Matriks Terbobot; MCDM.

Full Text:

PDF

References


[1] A. Saelan, “Logika Fuzzy,” Makalah If2091 Struktur Distkrit Tahun 2009, pp. 1–5, 2009.

[2] R. Rizdania, “Sistem pendukung keputusan (spk) pemilihan jurusan perguruan tinggi menggunakan algoritma Fuzzy mamdani,” Jurnal Tecnoscienza, vol. 6, no. 1, pp. 30–42, 2021.

[3] F. Saputra, N. Hidayat, and M. Furqon, “Penerapan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (f-ahp) untuk menentukan besar pinjaman pada koperasi,” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 4, pp. 1761–1767, 2018.

[4] A.Albeni, “Penerapan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process untuk sistem penyeleksian bantuan rumah layak huni,” Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2019.

[5] Yanifa, D. Arifianto, and A. Nilogiri, “Implementasi metode moora,” JSON (Jurnal Sistem Komputer dan Informatika), 2020.

[6] N. E. Situmorang, Y. H. Syahputra, and A. Syahputri, “Sistem pendukung keputusan menentukan status asesor menggunakan metode moora,” Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD), vol. 1, no. 3, p. 108, 2022.

[7] M. Hutabarat and M. Hutasuhut, “Sistem pendukung keputusan pemilihan depo baru berbasis kombinasi metode ahp dengan metode moora.,” Jurnal Sistem Informasi TGD, vol. 4, pp. 608–617, 2025.

[8] T. Shabrina and B. Sinaga, “Penerapan metode moora pada sistem pendukung keputusan untuk menentukan siswa penerima bantuan miskin.,” Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis, vol. 12, no. 2a, pp. 161–172, 2021.

[9] I. Al Khoiry, R. Gernowo, and B. Surarso, “Fuzzy-ahp moora approach for vendor selection applications,” Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi, vol. 8, no. 1, pp. 24–37, 2022.

[10] T. Gde, A. Friska, G. K. Gandhiadi, D. Putu, and E. Nilakusmawati, “Penerapan metode Fuzzy ahp dalam penentuan sektor yang berpengaruh terhadap perekonomian provinsi bali,” E-Jurnal Matematika, vol. 5, no. 2, pp. 59–66, 2016.

[11] R. S. Utami, D. M. Imrona, B. Pudjoatmojo, and S. Si, “Analisis dan implementasi metode Fuzzy ahp dan ELECTRE pada sistem pengambilan keputusan (studi kasus: Evaluasi diri lembaga paud pp-paudni regional ii semarang),” Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi, vol. 6, pp. 1–7, 2016.

[12] F. Sembiring, M. T. Fauzi, S. Khalifah, Khotimah, A. K., and Y. Rubiati, “Sistem pen dukung keputusan penerima bantuan covid 19 menggunakan metode Simple Additive Weighting (saw) (studi kasus: Desa sundawenang),” Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika), vol. 11, no. 2, pp. 97–101, 2020.

[13] E. R. Sari and E. Alisah, “Studi tentang persamaan Fuzzy,” CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi,, vol. 2, no. 2, pp. 55–65, 2012.

[14] E. C. Kasemi and L. Vardari, “Comparison of two different judgment scales with the ahp:gsm operator preference of university student.,” International Journal of the Analytic Hierarchy Process, vol. 14, no. 3, pp. 1–16, 2022.

[15] E. Tas’au, T. Widiastuti, and Y. T. Polly, “Implementasi metode Multi Objective Optimiza tion on the Basis of Ratio Analysis (moora) dalam pendukung keputusan penentuan calon penerima bantuan langsung tunai dana desa (blt) di desa oabikase.,” Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, vol. 6, no. 2, pp. 1–18, 2025




DOI: https://doi.org/10.18860/jrmm.v5i4.42222

Refbacks

  • There are currently no refbacks.