Tinjauan Historis Pengaruh Perpustakaan Bayt Al-Hikmah bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan pada Masa Khalifah Harus Ar-Rasyid dan Khalifah Al-Ma’mun

Rohana Rohana, Nurul Fikriati Ayu Hapsari, Muhammad Marzuki

Abstract


Masa pemerintahan Khalifah Harun ar-Rasyid dan al-Ma’mun merupakan puncak kejayaan intelektual Daulah Abbasiyah yang dikenal sebagai masa keemasan peradaban Islam. Pada periode ini, kebijakan politik yang berpihak pada pengembangan ilmu pengetahuan melahirkan berbagai lembaga ilmiah, salah satunya Bayt al-Hikmah di Baghdad. Perpustakaan ini berfungsi sebagai pusat penerjemahan, penelitian, observatorium, dan penyimpanan naskah-naskah ilmiah yang menjadi fondasi kemajuan berbagai disiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perpustakaan Bayt al-Hikmah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan pada masa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber klasik dan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bayt al-Hikmah memainkan peran sentral dalam mendorong pertumbuhan ilmu agama, filsafat, kedokteran, matematika, astronomi, kimia, dan sastra. Kegiatan penerjemahan karya Yunani, Persia, dan India ke dalam bahasa Arab membuka jalan bagi integrasi antara iman dan rasionalitas, yang kemudian memunculkan ilmuwan besar seperti Ibnu Sina, al-Khawarizmi, dan al-Farabi. Perpustakaan ini juga menjadi model bagi lembaga-lembaga ilmu di dunia Islam dan Eropa pada masa selanjutnya. Dengan demikian, Bayt al-Hikmah tidak hanya menjadi simbol kemajuan intelektual Islam, tetapi juga tonggak penting dalam sejarah ilmu pengetahuan dunia, karena dari lembaga inilah semangat ilmiah dan tradisi keilmuan global menemukan bentuknya.


References


‘Ulyan, R. M. (1999). Al-Maktabat fi Al-Hadharah Al-‘Arabiyyah Al-Islamiyyah. Amman: Dar Shafa’.

Abdullah, A. (2002). Penerjemah Karya Klasik. In Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Jilid 4 Pemikiran dan Peradaban (p. 19). Jakarta: Lechtiar Baru Van Hoeve.

Abdurrahman, D. (2011). Metodologi Penelitian Sejarah Islam. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

As-Sirjani, R. (2012). Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Audah, A. (2002). Sastra. In Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Jilid 4 Pemikiran dan Peradaban. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Bakri, S. (2011). Peta Sejarah Peradaban Islam. Yogyakarta: Fajar Media Press.

Dahlan, A. A. (2002). Filsafatr. In Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Jilid 4 Pemikiran dan Peradaban. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Gibb, H. A. (1983). Islam dalam Lintasan Sejarah. Jakarta: Bhratara Karya Aksara.

Hassan, H. I. (1989). Sejarah Kebudayaan Islam. Yogyakarta: Kota Kembang.

Hitti, P. K. (2006). History of the Arabs: Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.

Kartanegara, M. (2002). Ilmu Kalam. In Ensiklopedia Tematis Dunia Islam, Jilid 4 Pemikiran dan Peradaban. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Khaldun, I. (1986). Muqaddimah. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Khuluq, L. (2002). Perkembangan Peradaban Islam Masa Daulah Abbasiyah. Yogyakarta: LESPI.

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.18860/libtech.v6i2.37363

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office

Perpustakaan Dan Sains Informasi Departement

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Jalan Gajayana 50 Malang Jawa Timur, Indonesia