Gambaran Profil Risiko K3 pada Industri Tahu Skala Mikro dan Kecil di Indonesia: Studi Cross-Sectional

Siti Darifah, Luluk Hermawati, Ningrum Paramita Sari, Ekawati Rini Wulansari, Erni Trisnasari, Ade Ichwan Sulthany

Abstract



Latar belakang:  Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada industri tahu memiliki peran penting dalam penyediaan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, proses produksi yang masih didominasi secara manual menimbulkan berbagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada UMKM tahu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara singkat, dan dokumentasi. Variabel yang diamati meliputi bahaya fisik, kimia, biologis, ergonomi, dan psikososial, serta aspek keselamatan kerja. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja terpapar berbagai risiko K3, dengan bahaya dominan meliputi paparan panas dan uap, postur kerja yang tidak ergonomis, serta paparan asap pembakaran. Dari aspek keselamatan kerja, ditemukan lantai yang basah dan licin, keterbatasan penggunaan alat pelindung diri (APD), tidak adanya alat pemadam api ringan (APAR), serta belum tersedianya standar operasional prosedur (SOP) kerja yang aman. Upaya pengendalian yang ada umumnya masih sederhana dan belum diterapkan secara sistematis. Kesimpulan: UMKM tahu memiliki profil risiko K3 yang kompleks dan memerlukan penguatan penerapan K3 melalui perbaikan lingkungan kerja, edukasi, serta dukungan lintas sektor untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja.

Full Text:

PDF

References


  1. Badan Pusat Statistik. Profil industri mikro dan kecil 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2024.
  2. International Labour Organization. Safety and health at the heart of the future of work: Building on 100 years of experience. Geneva: International Labour Office; 2019. Available from: https://www.ilo.org/sites/default/files/wcmsp5/groups/public/@dgreports/@dcomm/documents/publication/wcms_686645.pdf
  3. World Health Organization, International Labour Organization. Occupational safety and health in public health emergencies: A manual for protecting health workers and responders. Geneva: World Health Organization; 2018.
  4. Adi Syafila A, Susilawati S. Identifikasi bahaya ergonomi terhadap beban kerja pada pekerja di industri pabrik tahu Deli. Zahra J Health Med Res. 2023;3(4):142–6. https://adisampublisher.org/index.php/ai sha/article/view/408
  5. Lestari V, Syahadat RM, Zulfa N. Tinjauan literatur bahaya ergonomi pada industri pembuatan tahu di Indonesia. Envoist J. 2023;5(2):45–52. Available from: https://adisampublisher.org/index.php/aisha/article/view/408
  6. Siska M, Harahap AA. Improvement in body posture of Sumedang tofu small enterprise workers using workplace ergonomic risk assessment (WERA). Industria. 2022;11(2):128–38. doi:10.21776/ub.industria.2022.011.02.04
  7. Widodo L, Sukania IW, Hendri M. Ergonomic risk analysis of tofu cutting process at Raiman’s small and medium enterprise. AIP Conf Proc. 2023;2485(1):050013. doi:10.1063/5.0140965
  8. Greggi C, Visconti VV, Albanese M, Gasperini B, Chiavogliefu A, Preziosa C, et al. Work-related musculoskeletal disorders: A systematic review and meta-analysis. J Clin Med. 2024;13(13):3964. doi:10.3390/jcm13133964
  9. Setiawan H, Susanto S, Rinamutri M, Alfian A, Pratama YD, Budiarto D. Design of a round tofu printer using the ergo-product design method (case study: Mr. Andi’s tofu factory Palembang). J Eng Sci (ImproSci). 2025;2(4).
  10. Widodo DS. Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Afrita, editor. Jakarta: Penerba Media Pustaka; 2021.
  11. Darifah S, et al. Dasar-dasar kesehatan kerja. Wulansari R, Ekawati R, editor. Bukuloka Literasi Bangsa; 2026.
  12. Erliana CI, Hasanuddin I, Away Y, Ghazilla RAR. Good manufacturing practice (GMP) in tofu MSMEs in North Aceh. Sinergi. 2023;27(3):443–50. doi:10.22441/sinergi.2023.3.015
  13. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023.
  14. Liu R, Liu HC, Shi H, Gu X. Occupational health and safety risk assessment: A systematic literature review of models, methods, and applications. Saf Sci. 2023;160:106050. doi:10.1016/j.ssci.2022.106050
  15. Kjellstrom T, Briggs D, Freyberg C, Lemke B, Otto M, Hyatt O. Heat, human performance, and occupational health: A key issue for the assessment of global climate change impacts. Annu Rev Public Health. 2016;37:97–112. doi:10.1146/annurev-publhealth-032315-021740
  16. Vinberg S. Occupational safety and health challenges in small-scale enterprises. Ind Health. 2020;58(4):303–5. doi:10.2486/indhealth.58_400
  17. Jahangiri M, Azmon H, Daneshvar A, Keshmiri F, Khaleghi H, Besharati A, et al. Occupational health problems and safety conditions among small and medium-sized enterprises: A cross-sectional study in Shiraz, Iran. Ann Glob Health. 2019;85(1):51. doi:10.5334/aogh.2438
  18. Suraweera IK, Wijesinghe SD, Senanayake SJ, Herath HD, Jayalal TB. Occupational health issues in small-scale industries in Sri Lanka: An underreported burden. Work. 2016;55(2):263–9. doi:10.3233/WOR-162397
  19. Lestantyo D, Widjasena B, Denny HM, Suroto S. Perbaikan work posture sebagai upaya pencegahan gangguan otot pekerja pabrik tahu di Kota Semarang. J Public Health Community Serv. 2022;1(1):15–9.
  20. Khairi D, Zetli S. Analisis postur tubuh pekerja proses penggorengan pada UMKM kerupuk rasa Puncar Tower Piayu. Comput Sci Ind Eng (COMASIE). 2025;12(3):108–17.
  21. Hutabarat MH, Putri NR, Tsaqifah NA, Hermawati L, Wulansari ER. Webinar-based health education on ergonomic posture as a promotive and preventive strategy for musculoskeletal disorders. Abdimas Umtas J Pengabdian Kepada Masyarakat. 2026;9(2):1026-32.
  22. Hermawati L, Pratiwisitha M, Hutabarat MH, Putri GFT, Rachmat O, Susanto R. Hernia nucleus pulposus: Pathophysiology, risk factors, and clinical management – A literature review. Int J Cell Biomed Sci. 2026;5(13):504-15. doi:10.59278/cbs.v5i13.101.
  23. Aini N, Safitri KN, Fole A, Fikri MLS. Penyuluhan perbaikan postur kerja untuk para pekerja pada UMKM pengolahan kedelai menggunakan pendekatan ergonomi. J Andara (Pengabdian Kepada Masyarakat). 2025;2(1):21–7.
  24. Ahmad I, Balkhyour MA. Occupational exposure and respiratory health of workers at small scale industries. Saudi J Biol Sci. 2020;27(3):985–90. doi:10.1016/j.sjbs.2020.01.019
  25. Negara NLGAM, Ningrat NMN. Gambaran risiko bahaya kerja pada pabrik tahu di Kelurahan Tonja. Bali Health J. 2022;6(1):19–24.
  26. Irawati NBU, Zulfa HA, Hermawati L, Damayanti P, Nasution SF, Dewi LF. Soil-transmitted helminth infections: Transmission pathways, host susceptibility, and risk factor. Int J Med Public Health. 2026;3(1):1-10.
  27. Widodo WT, Khairullah AR, Pratama BP, Ambarika R, Furqoni AH, Kristianto S, et al. Cryptosporidiosis: A global threat to human and animal health. Open Vet J. 2025;15(10):4814.
  28. Irawati NBU, Hermawati L, Zulfa HA, Prameswari YN, Damayanti P, Furqoni AH. Ankilostomiasis penyakit tropis terabaikan: Tinjauan literatur tentang epidemiologi, manifestasi klinis, diagnosis, dan strategi pengendalian. J Biosense. 2025;8(4):606-27.
  29. Barbosa C, Azevedo R, Rodrigues MA. Occupational safety and health performance indicators in SMEs: A literature review. Work. 2019;64(2):217–27. doi:10.3233/WOR-192988
  30. Ingram M, Wolf AMA, López-Gálvez NI, Griffin SC, Beamer PI. Proposing a social ecological approach to address disparities in occupational exposures and health for low-wage and minority workers employed in small businesses. J Expo Sci Environ Epidemiol. 2021;31(3):404–11. doi:10.1038/s41370-021-00317-5
  31. Fathimahhayati LD, Wardana MR, Gumilar NA. Analisis risiko K3 dengan metode HIRARC pada industri tahu dan tempe Kelurahan Selili, Samarinda. J Rekavasi. 2019;7(1):62–70.
  32. Monoarfa V, Miolo RNB. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menggunakan metode HIRARC pada UMKM pabrik tahu. Mopolayio J Pengabdian Ekon. 2022;2(1):1–6.
  33. Choi EH, Jung HS. Models for developing community organizations to reinforce health management in small businesses. Int J Environ Res Public Health. 2020;17(7):2444. doi:10.3390/ijerph17072444
  34. Van Eerd D, Robson L, Yanar B, Irvin E, Le Pouésard M, Rafiqzad H. Early occupational health and safety interventions for small businesses: An environmental scan. Am J Ind Med. 2026;69(2):115–31. doi:10.1002/ajim.70046
  35. Wahdi A, Puspitosari DR. Penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan pelatihan alat pelindung diri (APD) di pabrik tahu Frolaris. J Lentera. 2025;5(1):54–61.
  36. Nastasia I, Rives R. Successful strategies for occupational health and safety in small and medium enterprises: Insights for a sustainable return to work. J Occup Rehabil. 2025;35(4):767–82. doi:10.1007/s10926-024-10255-2
  37. Darifah S, Trisnasari E, Sulthany AI, Hermawati L, Irawati NBU, Wulansari ER. Edukasi kesehatan dan keselamatan kerja sebagai upaya peningkatan keselamatan pekerja industri tahu. Devosi. 2026;7(1):42-52.




DOI: https://doi.org/10.18860/jim.v10i2.42500

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

EDITORIAL OFFICE
Journal of Islamic Medicine
Faculty of Medicine and Health Sciences
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jl. Locari, Tlekung, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur 65151
Email: medicaljournal@uin-malang.ac.id

ISSN: 2550-0074

Journal of Islamic Medicine is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)